Pemerintah Desa Mangguh kembali melaksanakan kegiatan Bulan Bahasa Bali Tahun 2026 yang berlangsung dengan meriah di Wantilan Desa Mangguh. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Perbekel Desa Mangguh, I Wayan Suatika, sebagai bentuk komitmen dalam melestarikan bahasa, aksara, dan sastra Bali di tengah perkembangan zaman modern.
Acara Bulan Bahasa Bali tahun ini diikuti oleh anak-anak PAUD dan siswa SD Negeri Mangguh yang tampil penuh semangat dan antusias. Berbagai kegiatan dan lomba bernuansa budaya Bali turut memeriahkan acara, seperti membaca puisi Bali, mesatua Bali, nyurat aksara Bali, dan kegiatan seni budaya lainnya.
Dalam sambutannya, I Wayan Suatika menyampaikan bahwa Bulan Bahasa Bali bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi upaya bersama untuk menanamkan rasa cinta terhadap budaya dan bahasa daerah sejak usia dini.
Beliau juga mengajak seluruh masyarakat Desa Mangguh untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya Bali agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Dengan melibatkan anak-anak PAUD dan SD, diharapkan generasi muda semakin mengenal dan bangga menggunakan bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang berlangsung di Wantilan Desa Mangguh tersebut berjalan lancar, penuh kebersamaan, dan mendapat dukungan dari para guru, orang tua siswa, serta masyarakat setempat. Suasana penuh semangat budaya terlihat dari penampilan para peserta yang mengenakan busana adat Bali.
Melalui kegiatan Bulan Bahasa Bali Tahun 2026 ini, Pemerintah Desa Mangguh berharap nilai-nilai budaya Bali tetap lestari serta mampu memperkuat identitas dan karakter generasi muda di Desa Mangguh.